Ads

Ads

Jumat, 10 Januari 2014

Penampang Mata

Posted by Unknown at 06.32 0 Comments
Bagian-bagian pokok mata secara singkat diuraikan seperti berikut.
 

1) Kornea
 

Sklera merupakan dinding yang terluar, keras dan putih,
biasanya disebut bagian putih. Bagian depannya menonjol dan
tembus cahaya (transparan) dinamakan kornea. Kornea berfungsi
membantu memfokuskan bayangan benda pada retina. Kornea
mempunyai selaput tipis yang disebut konjungtiva.
 

2) Pupil
 

Lapisan kedua dari bola mata adalah koroid. Lapisan tersebut
merupakan lapisan tengah disebut selaput darah karena banyak terdapat pembuluh-pembuluh darah kecuali pada bagian depan. Pada bagian depan lapisan tersebut sedikit terbuka disebut pupil. Pupil terletak tepat di belakang kornea bagian tengah.


Pupil dapat mengalami perubahan ukuran, bergantung dari intensitas cahaya yang masuk ke mata. Perubahan ini terjadi secara refleks. Apabila cahaya sangat terang atau kuat, pupil akan menyempit atau mengalami konstraksi, sebaliknya apabila cahaya redup, pupil akan melebar atau mengalami dilatasi.
 

Di sekitar pupil terdapat daerah yang mengandung pigmen
dan disebut iris. Pigmen inilah yang menyebabkan perbedaan warna
mata, hingga ada orang yang bermata biru, hitam, cokelat, hijau,
dan sebagainya.
 

3) Lensa mata
 

Di bagian belakang pupil terdapat bagian yang cembung, yaitu lensa. Lensa didukung oleh otot disebut muskulus siliaris (otot
daging melingkar). Apabila otot ini mengalami kontraksi akan terjadi perubahan ukuran lensa. Hal itu terjadi apabila kamu melakukan pengamatan cermat yang tertuju pada suatu objek tertentu baik pada jarak yang dekat maupun jauh. Perhatikan Gambar 3.11.


Kemampuan lensa mata tersebut dinamakan daya akomodasi mata. Tentu kamu masih ingat istilah ini sewaktu belajar IPA di kelas VIII. Ruangan di antara lensa dan kornea berisi cairan encer yang
disebut aqueous humor. Di bagian dalam bola mata berisi cairan
kental dan transparan. Substansi (bahan) inilah yang menyebabkan
bola mata menjadi kukuh. Cairan ini disebut vitreous humor. 

Cairan yang terdapat di antara kornea dan lensa biasanya lebih encer, sedangkan di antara lensa dan retina menyerupai agar-agar. Jika terlalu banyak cairan di dalam mata akan terjadi gangguan yang disebut glaukoma. Penyakit ini dapat menimbulkan kebutaan
apabila tidak diobati.
 

4) Retina
 

Retina merupakan lapisan mata yang terdalam, sangat kompleks, dan lunak. Pada bagian terdalam retina terdapat beberapa lapis sel, yaitu reseptor, ganglia, dan serabut saraf.Retina berisi reseptor untuk menerima rangsang cahaya, sehingga reseptor ini disebut fotoreseptor. Pada retina ada satu titik atau bintik yang tidak mempunyai sel-sel batang maupun konus disebut bintik buta.

Halaman 38-39
ILMU ALAM SEKITAR 3 Untuk SMP/MTs Kelas IX
Tags:

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 komentar:

Labels

Blogroll

Labels

Blogroll

Recent News

back to top